Bagaimana cara mencegah kanker serviks?

Yang Jun

Jabatan:
Direktur Pusat Diagnosis dan Perawatan Presisi Onkologi Medis Foshan Chancheng
Gelar:
Kepala Dokter

Konsultasi Gratis

·        Pencegahan Kanker Serviks

Pencegahan Primer: Vaksinasi HPV

Vaksin HPV dikenal sebagai vaksin pertama dalam sejarah manusia yang dapat mencegah kanker. Vaksin ini bekerja dengan meniru antigen virus untuk merangsang sistem kekebalan menghasilkan antibodi, sehingga menurunkan risiko infeksi HPV dan secara langsung mengurangi kemungkinan terjadinya lesi prakanker pada leher rahim.
Konsensus para ahli di Tiongkok merekomendasikan agar:

·       Vaksin HPV diberikan secara prioritas kepada perempuan usia 9–26 tahun.

·       Usia 13–15 tahun merupakan waktu terbaik untuk vaksinasi sebelum melakukan hubungan seksual pertama kali, untuk hasil perlindungan yang maksimal.

·       Perempuan usia 27–45 tahun juga disarankan untuk menerima vaksin jika memiliki akses.

Intinya, semakin dini dan muda usia vaksinasi dilakukan, semakin baik perlindungan yang didapat.

 

 

Pencegahan Sekunder: Skrining Kanker Serviks (Diagnosis Tiga Tahap)

Tahap Pertama: skrining gabungan antara sitologi serviks TCT (ThinPrep Cytologic Test) dan tes HPV (Human Papiloma Virus) merupakan pendekatan yang direkomendasikan untuk deteksi dini lesi serviks. TCT digunakan untuk mendeteksi perubahan abnormal pada sel serviks, sedangkan tes HPV mendeteksi infeksi virus risiko tinggi yang dapat menyebabkan lesi prakanker maupun kanker serviks.

 

Tahap Kedua: Pemeriksaan kolposkopi untuk menindak lanjuti hasil abnormal pada tahap pertama. Kolposkopi memungkinkan dokter melihat perubahaan abnormal pada vulva, vagina, dan serviks secara detail, dan melakukan biopsi pada area yang mencurigakan untuk pemeriksaan histopatologi.

 

Tahap Ketiga: Pemeriksaan jaringan secara histopatologi oleh dokter spesialis patologi dilakukan di bawah mikroskop untuk memastikan diagnosis, misalnya lesi intraepitel serviks derajat tinggi (high-grade cervical intraepithelial neoplasia) atau kanker serviks jenis karsinoma sel skuamosa. Hasil ini menjadi acuan utama bagi dokter dalam menentukan langkah pengobatan selanjutnya.

 

Pencegahan Tersier: Pengobatan Tepat Lesi Pra-Kanker Tingkat Tinggi untuk Mencegah Kanker Serviks Invasif

 

Sebagai pertahanan terakhir, penanganan yang cepat dan sesuai protokol sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan (survival rate). Jika kanker serviks terdeteksi pada tahap sangat awal melalui skrining, maka tingkat kesembuhan melalui tindakan operasi dapat melebihi 95%. Untuk kasus stadium awal yang masih dapat dioperasi, tingkat kelangsungan hidup dalam lima tahun bisa mencapai lebih dari 80%.


Pendaftaran Konsultasi

Kirim
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251